• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Syahidnya Ikhwah Iindo Al Akh Abu Kholid, Serang Banten

#1
Alhamdulillah.. Taqobbalahulloh yaa syuhadaa
in syaa Alloh



[Image: IMG_20170718_183848.jpg]


Allah berfirman:

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup disisi Rabb-Nya dengan mendapat rezeki.Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang masih belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia dari Allah. Dan sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman,” (QS Ali Imran: 169-171).
 
Mati syahid merupakan salah satu ciri kematian seorang Muslim secara husnul khatimah, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (dari Ubadah bin Ash Shamit dan Qais Al Judzami), “Orang yang mati syahid mempunyai 6 keutamaan di sisi Allah:

Diampuni dosanya sejak tetasan darah yang pertama,
Dia dapat melihat tempatnya di surga,
Diselamatkan dari azab kubur,
Diberikan rasa aman dari goncangan yang besar,
Dihiasi dengan perhiasan iman dan dinikahkan dengan bidadari dan
Dia dapat memberi syafaat (dengan izin Allah Ta’ala) untuk 70 orang dari kerabatnya,”  (HR  At Tirmidzi III/17, Ibnu Majah II/183 dan Ahmad IV/200, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).
 

Dalam riwayat lain:

Seseorang yang mati syahid memperoleh enam perkara pada saat tetesan darah pertama tumpah dari tubuhnya:

1. Diampuni semua kesalahannya.
2. Diperlihatkan tempatnya di surga.
3. Dinikahkan dengan bidadari.
4. Dilindungi dari kesusahan dahsyatnya hari kiamat.
5. Diselamatkan dari siksa kubur.
6. Dihiasi dengan pakaian keimanan. (Hadits Riwayat Bukhari).
 
 
“Ya Allah, jadikan kami termasuk golongan syuhada.”
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015