• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Myanmar Tak Akui Telah Menyiksa Muslim Rohingya

#1
[Image: apa-sebenarnya-penyebab-myanmar-menindas...hingya.jpg]

Kelompok aktivis Rohingya mengecam laporan penguasa Myanmar yang mengklaim bahwa pasukan keamanan tidak melakukan pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran pada Muslim Rohingya, meski PBB dan kelompok HAM internasional memiliki bukti-bukti.

Sebuah komisi investigasi yang dikeluarkan otoritas Myanmar dalam laporannya pekan lalu, menampik tentara dan polisi dari tuduhan pemerkosaan, pembunuhan dan pembakaran sistematis terhadap Muslim Rohingya di daerah Maungdaw, negara bagian Rakhine, sejak Oktober tahun lalu.

Badan Konsultansi Rohingya yang baru terbentuk mengatakan penolakan komisi terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang didokumentasikan secara luas terhadap Rohingya diperkirakan karena pemerintah Myanmar telah menolak tuduhan tersebut.

“Laporan ini tidak akan membawa kredibilitas, dan hanya merugikan reputasi internasional pemerintah Myanmar. Kami kecewa, namun tidak terkejut dengan hasil ini,” ujar perwakilan aktivis.

Para aktivis menyatakan hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa penolakan semacam itu akan memicu lebih banyak penganiayaan oleh pasukan keamanan terhadap minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine.


“Penyangkalan fakta-fakta yang terus berlanjut oleh pemerintah (Myanmar) memiliki implikasi yang jauh lebih serius. Ini akan menanamkan kekebalan militer dan keamanan rasa impunitas,” kata kelompok aktivis.

Muslim Rohingya ditolak kewarganegaraannya oleh pemerintah Myanmar—yang secara resmi memberi label pada orang Bengali—yang menunjukkan bahwa mereka adalah imigran ilegal dari negara tetangga Bangladesh.

Kemiskinan yang mendera sekitar 1,2 juta orang Rohingya di negara bagian Rakhine makin memburuk sejak kekerasan komunal meletus di negara bagian Rakhine pada pertengahan 2012 lalu.

Isu tersebut sampai pada titik didih setelah militer Myanmar melancarkan tindakan keras menyusul pembunuhan terhadap sembilan petugas polisi di bagian utara Rakhine pada Oktober tahun lalu.

Selama operasi tersebut, PBB dan kelompok HAM mendokumentasikan bukti-bukti kekejaman yang dilakukan pasukan keamanan terhadap warga sipil Muslim Rohingya. Namun, pemerintah menghalangi masuknya misi pencarian fakta PBB ke Myanmar.
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015