• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
MEMBANTAH SYUBHAT PEMENGGALAN KEPALA ORANG2 KAFIR DAN MUSUH2 ALLAH DAN ROSULNYA

#1
[Image: FB_IMG_1512457723895.jpg]

Belakangan ini banyak yg mempertanyakan tentang sikap keras Daulah Islamiyyah kepada orang2 kafir dan murtaddin, salah satu nya pemenggalan2 yg dilakukan oleh Daulah Islamiyyah.

"Adapun memenggal kepala orang-orang kafir dari kalangan Yahudi, Nasrani, Nushairiyyah, dan Rafidlah murtaddin yang melakukan kekejaman kepada kaum muslimin, mereka itu wajib diteror dan dibuat takut hatinya, maka dipotong leher mereka itu, tidak masalah.

Memotong kepala itu termasuk sunnah sahabat radliyallahu ‘anhum, dan di dalam Al Qur’an Allah Ta’ala telah memerintahkan untuk memenggal leher orang-orang kafir dan Allah menganjurkan kaum muslimin untuk melakukan hal itu, di mana Allah berfirman:

فَإِذا لَقِيتُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا فَضَرْبَ الرِّقَابِ..

“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka.."
(Q.S Muhammad: 4)

Al Qurthubiy berkata di dalam Tafsir-nya: “فَضَرْبَ الرِّقَابِ‏” adalah Mashdar.

Az Zajjaj berkata: Yaitu Penggallah leher-leher itu. Dan Allah mengkhususkan penyebutan leher dikarenakan keterbunuhan itu adalah lebih banyak dengannya” (Selesai).

Al Mawardiy berkata di dalam Al Ahkam As Sulthaniyyah:
"Amir itu di dalam memperlakukan tawanan boleh memilih dalam mengambil sikap yang paling mashlahat di antara empat hal:
Pertama: Membunuh mereka dengan dipenggal lehernya...” (Selesai).

Nah...Zaman sekarang para Ulama Murji'ah yg notabenenya adalah Ulama Kerajaan Saudi pro Amerika mereka mendoktrin kaum muslimin dengan doktrin bahwa agama Islam itu adalah agama damai, kasih sayang, cinta kasih dan toleran, tidak ada penumpahan darah di dalamnya, tidak ada pembunuhan dan tidak ada peperangan.

Dan kaum muslimin berada dalam kondisi seperti ini sampai akhirnya Allah Ta’ala menghidupkan sunnah pemenggalan kepala lewat tangan sang mujahid Adz Dzabbaah Abu Mush’ab Az Zarqawiy semoga Allah merahmatinya dan menerimanya dalam jajaran syuhada.aamiin

penjelasan Syaikh Husen Mahmud di dalam risalahnya yang berjudul (Mas-alah Qath’ir Ru-uus Jaa-izah Bi Nashshil Qur’aan Was Sunnah Wa Fi’lish Shahaabah/Masalah Memotong Kepala Itu Adalah Boleh Dengan Nash Al Qur’an dan As Sunnah serta Perbuatan Sahabat).
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015