• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kematian Muh Jefri Ditangan Aparat Densus 88?

#1
[Image: photo_2018-02-13_10-14-13.jpg]   [Image: photo_2018-02-13_10-14-25.jpg]



Kematian Muhammad Jefri alias Abu Umar (32 tahun) yang tidak wajar ditangan Densus 88 membuat pengamat terorisme, Mustofa B Narahwardaya keheranan.

Pasalnya, kematian Jefri setelah diculik Densus 88 pada Rabu (7/2/2018) pagi kemarin sama seperti kasus kematian Siyono Klaten. Saat itu, Siyono diculik Densus 88 setelah menunaikan sholat Maghrib berjamaah di sebuah masjid yang berada disamping rumahnya. Beberapa hari kemudian, Siyono dibawa pulang Densus 88 sudah menjadi mayat.

Anehnya dalam kasus Jefri, sampai detik dan jam ini belum ada media mainstream maupun media berbasis Islam yang memberitakan dan mengangkatnya.

"Sampai jam ini, baik media mainstream maupun media Islam, BELUM ada yg memberitakan kematian MJ di tangan aparat. Kenapa ya. #Terorisme," cuitan Mustofa yang juga pengurus PP Muhammadiyah dalam akun twitternya pada Ahad (11/2/2018).

"Komnas HAM Harus turun tangan. Jika perlu kembali meminta pada pihak yang netral untuk mengotopsi jenasah MJ karena pihak keluarga dikabarkan Tidak Boleh melihat jenasah korban. Ini mirip Siyono. Dijemput sehat, pulang jadi mayat," tulis Mustofa.

"
📌 Setelah Rabu (7/2/2018) ditangkap hidup hidup dan sehat wal afiat oleh Densus 88, kini Ahad (10/2/2018) MJ pulang jadi mayat. Semoga Allah memasukkan para pelaku beserta keluarga para pembunuh MJ ke neraka jahannam. Ini Siyono jilid II. Innalillahi wainnalillahi raaji'uun. https://t.co/Gsf8gRydlC," cuitan Mustofa pada hari sebelumnya (hari Ahad).

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Jefri alias Abu Umar (32 tahun) diculik Densus 88 di Jl. Jenderal Sudirman, Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgelis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar) pada Rabu (7/2/2018) ketika mengendarai sepeda motor ke arah Patrol.

Namun, selang sehari setelah diculik Densus 88, Jefri alias Abu Umar dipulangkan Densus 88 ke rumah keluarga dan orang tuanya di Lampung sudah menjadi mayat.

Tak hanya menculik Muh Jefri, Densus 88 juga mengamankan istri Jefri berinisial ASN (18 tahun) dan anaknya yang masih balita (sekitar umur 1 tahun).

Pada Kamis (8/2/2018), berita kematian Jefri yang diduga karena dianiaya Densus 88 saat interograsi itu kemudian viral di media sosial (medsos) baik Facebook (FB) maupun Twitter.


 
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015