• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
ASIAN GAMES JAKARTA - PALEMBANG DALAM BAYANG TERROR TENTARA DAULAH ISLAM

#1
Media sekuler berupaya menutupi fakta, bahwa ritual kufur ASIAN GAMES 2018 benar-benar dalam ancaman serangan terror dari Tentara-tentara Junud Khilafah Daulah Islam.
 
Bagaimanapun juga Asian games 2018 yang akan dilangsungkan di Jakarta dan Palembang tentu sangat dinantikan oleh para anshor daulah Islam yg belum memiliki kesempatan untuk hijrah dan berjihad di bumi Sham.
 
Ritual Asian Games seperti diketahui akan diikuti oleh seluruh negara Asia, termasuk negara kaum murtadin pendukung koalisi Salibis di bumi sham, termasuk Alu Salul, Turki, iran, iraq, suriah, lebanon, yordania, Cina, mesir, dan bukan tidak mungkin negara zionis israel akan ikut berpartisipasi.
 
Kesempatan tersebut tentu tidak akan dilewatkan begitu saja oleh para tentara Daulah Islam. Karena kesempatan terbaik untuk melakukan Qhisos pembalasan yg nyata atas kekafiran dan Makar negara-negara tersebut yg berupaya memadamkan cahaya Agama Allah yg tidak bisa dibendung lagi.
 
Insyaa Allah biidznillah
 
Meskipun kaum murtad thogut Negara Kafir Republik Indonesia (NKRI) berusaha untuk menjilat dan menjadi ANJINGNYA AMERIKA DAN SEKUTUNYA dengan melakukan Penculikan dan penangkapan terhadap kaum muslim ahlu Tauhid di wilayah itu, namun mereka lupa bahwa diatas itu semua Allah memiliki jauh lebih banyak tentara yg mengintai, dan bergerak tanpa kelompok ataupun jaringan.
 
Dan Salah satu kaum muslimin yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Islam Mabes Polri adalah Suarto alias Abu Jakfar, ternyata berdomisili di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
 
Saat ditangkap pada Minggu pagi, 10 Desember 2017, ketiga anak Abu Jakfar yang masih kecil juga turut ditangkap Tim Densus 88 Anti Islam Mabes Polri.
 
Abu Jakfar dan ketiga anaknya ditangkap di Desa Lecah, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumsel. Di lokasi yang sama, Gerombolan 88 Anti Islam Mabes Polri juga menangkap kaum muslimin lainnya, yaitu Sugianto alias Abu Faris.
 
Dari informasi yang dihimpun, Gerombolan Bandit 88 Anti Islam Mabes Polri sudah membidik Abu Jakfar sejak satu tahun lalu.
 
Abu Jakfar jadi target karena diduga ikut serta membantu kelompok teroris Asep, yang sudah ditangkap terlebih dahulu di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.
 
Kediaman Abu Jakfar di Palembang berlokasi di Jalan Swadaya, RT 73, Kampung Suka Damai, Palembang. Lokasi rumahnya memang berada agak menjorok ke dalam.
 
Jarak rumah Abu Jakfar dengan tetangganya tidak terlalu dekat. Di sekitar rumahnya juga ditumbuhi beberapa jenis tanaman dan buah-buahan.
 
Dua anak Abu Jakfar akhirnya dipulangkan ke rumah karena masih di bawah umur.
 
Sudah hal biasa bagi Gerombolan Anti Islam 88 Mabes Polri menangkap kaum muslimin menjelang natal dan tahun baru dengan alasan mengamankan teroris. Dalam praktek di lapangan, mereka tidak tanggung-tanggung, bahkan anak kecil yang beragama islam pun sering ditangkap dengan dalih anak teroris meski nanti akhirnya dibebaskan karena tidak cukup umur.
Namun, tindakan Detasemen berlambang burung hantu itu tidak dapat dibenarkan.
 
Abu Jakfar telah diintai dan dijadikan target dalam 1 tahun terakhir. Hal ini sebagai bukti kuat bahwa Detasemen yang dilatih oleh Amerika itu memang diperuntukkan untuk meneror dan menzholimi kaum muslimin.
 
 
 
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015