• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Amerika Dukung Yerussalem Menjadi Ibukota Israel.

#1
[Image: yerusalem-suasana-di-dome-of-the-rock-da...=600&h=400]



Syekh Mohammed Hussein selaku Mufti Agung Al-Quds memberi peringatan bahayanya langkah yang diambil pemerintah Amerika Serikat yang berencana mengakui Kota Al-Quds sebagai ibukota Israel. Syekh Hussein dalam konferensi persnya pada Ahad (3/12) mengatakan, bahwa presiden Amerika Serikat memiliki rencana untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Al-Quds sekaligus mengakuinya menjadi ibukota Israel. Ia melanjutkan, jika itu terjadi maka bukan hanya penganiayaan dan pelanggaran terhadap bangsa Palestina, tetapi juga melukai serta mencoreng bangsa Arab dan Muslim di seluruh dunia.

Duta Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, menyampaikan pentingnya menjadikan kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu  kota bagi Israel. Selain itu, Haley juga menegaskan, kantor kedutaan AS harus dipindahkan ke Al-Quds. Haley menambahkan, “Banyak hal yang terdapat di Al-Quds, pertimbangan-pertimbangan itu penting pada sudut ini.” Terkait pendapatnya tentang Tembok Barat (tembok ratapan), Haley mengatakan, “Aku tidak tahu kebijakan pemerintah AS dalam hal ini. Tapi aku yakin bahwa Tembok Ratapan adalah bagian dari Israel.” Tembok Barat atau Tembok Ratapan merupakan sebuah tempat yang terletak di sebelah barat Masjid Al-Aqsha Al-Syarif.

Syekh Hussein pun menekankan, bahwa kebijakan pemindahan kedutaan AS ke Al-Quds dan pengakuan kota tersebut sebagai ibukota Israel merupakan kebijakan ilegal yang melanggar perjanjian internasional. Karena kebijakan tersebut hanya akan membawa pada peperangan besar, bukan perdamaian yang selalu dielu-elukan lembaga internasional dan masyarakat dunia.
Ia juga menambahkan, warga Palestina khususnya Al-Quds, Arab dan umat Muslim dunia tidak akan pernah menerima langkah tersebut. Mereka akan mengerahkan segala upaya yang berharga untuk membela kota suci warisan Islam (Kota Al-Quds).
Menyingkirkan Palestina

Syekh Hussein menyebut, Amerika Serikat berupaya menyingkirkan Palestina melalui kebijakan tersebut, dan sebaliknya mereka tidak memberikan perpanjangan terhadap kantor PLO di Washington. Tak lupa Syekh Hussein meminta kepada para petinggi Arab dan Muslim, masyarakat dunia serta seluruh orang yang mencintai perdamaian di muka bumi ini untuk menolak dengan tegas rencana kebijakan Amerika Serikat yang berdampak pada peperangan di Kota Al-Quds Palestina. 
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015