• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
AKANKAH AL MAHDI MUNCUL DARI KELOMPOK RODJALI, HT, IM, NU, NEO AL QAEDA

#1
Renungkanlah…. Jika anda fanatic terhadap kelompok anda masing2 entah kelompok anda bernama “salafi” rodjali, IM, HT, JT, Muhammadiyah, NU, Al qaeda atau yg lain, ketahuilah bisa jadi kelak anda akan menyesalinya.
 
Ketika anda menunggu nunggu kedatangan Al Mahdi dgn masih berpegangan teguh pada kefanatikan terhadap kelompok anda, ketahuilah bisa jadi anda tidak akan pernah mendapatkan Al Mahdi sesuai dengan selera kelompok anda. Apakah anda kira Al Mahdi muncul dari kelompok anda trsebut?
Oh TIDAK. Al Mahdi tidak akan muncul dari kelompok2 tersebut !
 
Coba bayangkan jika Al Mahdi muncul dari salafi rodjali, apakah kira2 Al Mahdi berkenan sungkem dgn jokowi atau semisalnya?
 
Apakah beliau menganggap JOKOWI adalah ulil amri yg wajib ditaati oleh muslim indo??
 
Apakah Al Mahdi akan sami’na wa ato’na dgn para MULKAN JABARIYYAN??
Oh…tentu tidak!! Justru Al Mahdi akan memerangi para MULKAN JABARIYYAN!!
 
Coba bayangkan jika Al Mahdi muncul dari kelompok IM / PKS, apakah Al Mahdi berkenan ikut pemilu demokrasi yg jelas2 batil itu??
 
Apakah Al Mahdi rela mengantri utk mencoblos dirinya sendiri supaya dia bs menang pemilu??
 
Apakah Al Mahdi rela bersaing dengan orang semacam Partai  Democrazy (misalnya)??
Ow... tentu TIDAK!!
 
Justru Al Mahdi akan menghinakan dan menghancurkan Dien Batil Demokrasi!!
 
Coba bayangkn jika Al Mahdi muncul dari kelompok HT, apakah kira2 Al Mahdi berada dibarisan demonstran meneriakkah slogan Khilafah..khilafah..khlafah??
 
Apakah al mahdi memimpin demonstran menaklukan stadion demi stadion dengan toa dan sound system yg meggelegar??
 
apakah Al Mahdi mentolelir syiah yg tiap hari mengutuki para sahabat nabi yg mulia sebagaimana HT yang mentolerir syiah??
 
Apakah Al Mahdi akan menawarkan konsep kekhilafahan terhadap para MULKAN JABARIYYAN??
 
Ow....tentu TIDAK!! Medan jihad Al Mahdi bukan di jalan2 dan stadion2, akan tetapi di medan2 peperangan dan pertempuran.
Dan Justru AL Mahdi juga akan melenyapkan Syiah dari bumi Alloh. Dan yang PASTI KHILAFAH Al Mahdi tidak akan lahir dari rahim Mulkan Jabariyyan!!
Sudah jelas Mulkan Jabariyyan yang justru akan di hancurkan oleh Al Mahdi!!
 
Coba bayangkan jika Al Mahdi muncul dr Al Qaeda (versi Azawahiri), apakah beliau sebelumnya adalah orang yg begitu “tolol” sehingga orang yg telah meninggal layak utk di baiat?? Owh tentu tidak!!
 
Coba bayangkan jika Al Mahdi muncul dari kalangan NU, apakah beliau tiap hari sibuk selametan-yasinan 1-7 hari bahkan 40-100-1000 hari utk orang yg meninggal?
Bayangkan disuasana perang yg tiap hari ada saja yg meninggal, apakah kemudian waktunya dihabiskan utk yasinan dan tahlilan??
 
Hehehe… tentu tidak bukan??
 
So berhati hatilah jika anda tipikal orang yg fanatic terhadap kelompok anda sendiri, bisa jadi anda akan menyesal dikemudian hari!!
Buanglah kefanatikan terhadap kelompok, karena jika kebenaran ternyata muncul dari kelompok lain, anda akan bisa dengan lapang dada untuk menerimanya.
Rasulullah memperjelas buanglah kelompok kelompok sempalan dan bergabunglah dengan al-Jamaah.(khilafah)
 
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَان رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ : كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُوْنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ وَ كُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي فَقُلْتُ يَا رَسُوْلُ اللهِ أِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرِّ فَجَاءَنَااللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ شَرِّ قَالَ نَعَمْ فَقُلْتُ هَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرِ قَالَ نَعَمْ وَفِيْهِ دَخَنٌ قَلْتُ وَمَادَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَسْتَنُّوْنَ بِغَيْرِ سُنَّتِي وَيَهْدُوْنَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ فَقُلْتُ هَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرِّ قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ عَلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوْهُ فِيْهَا فَقُلْتُ يَا رَسُوْلُ اللهِ صِفْهُمْ لَنَا قَالَ نَعَمْ قَوْمٌ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَمُوْنَ بِأَلْسِنَتِنَا قثلْتُ يَا رَسُوْلُ اللهِ فَمَاتَرَى إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِيْنَ وَإِم َامَهُمْ فَقُلْتُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلاَ إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلُ تِل كَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ عَلَى أَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ
 
Dari Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyalahu ‘anhu beliau berkata :
“Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku”
Aku bertanya : “Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam,-pent) ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan ?”
Beliau berkata : “Ya”
Aku bertanya : “Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?”
Beliau menjawab : “Ya, tetapi didalamnya ada asap”.
Aku bertanya : “Apa asapnya itu ?”
Beliau menjawab : “Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya”
Aku bertanya : “Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi ?”
Beliau menjawab :”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka”
Aku bertanya : “Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami ?”
Beliau menjawab : “Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita”
Aku bertanya : “Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini”
Beliau menjawab : “Peganlah jama’ah kaum muslimin dan imam mereka”
Aku bertanya : “Bagaimana jika tidak imam dan jama’ah kaum muslimin?”
Beliau menjawab :”Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu” (HR Bukhari)
 
Didalam hadist di atas Rasulullah memerintahkan untuk
 تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِيْنَ وَإِمَامَهُمْ
 
berpegang pada jamaah kaum muslimin dan Imamnya yaitu khalifah.
 
Artinya al-jamaah yang dimaksudkan dalam hadist diatas adalah khilafah. di dalam hadist lain Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
 
عليكم بالجماعة ، وإياكم والفرقة ، فإن الشيطان مع الواحد وهو من الاثنين أبعد .من أراد بحبوحة الجنة فليلزم الجماعة .ن سرته حسنته وساءته سيئته فذلكم المؤمن
 
“Berpeganglah pada Al Jama’ah dan tinggalkan kekelompokan. Karena setan itu bersama orang yang bersendirian dan setan akan berada lebih jauh jika orang tersebut berdua. Barangsiapa yang menginginkan bagian tengah surga, maka berpeganglah pada Al Jama’ah. Barangsiapa merasa senang bisa melakukan amal kebajikan dan bersusah hati manakala berbuat maksiat maka itulah seorang mu’min” (HR. Tirmidzi no.2165 )
 
Dari Abdullah bin Al-Haris RA, Rasulullah SAW bersabda :
“Akan ada orang-orang yang keluar dari sebelah Timur, lalu mereka mempersiapkan segala urusan untuk al-Mahdi, yakni PEMERINTAHANnya.” (Ibnu Majah & At-Tabrani)
 
- PEMERINTAHAN BERDASAR MINHAJ AN NUBUWWAH = KEKHILAFAHAN ISLAM
- TIDAK ADA KEKHILAFAHAN TANPA SEORANG KHALIFAH YG MEMIMPINNYA.
 
“Dikeluarkan dari Al Hasan bin Sofyan dari Abu Nuaim dari padaTsauban, telah bersabda Rasulullah SAW :" Akan datang panji panji hitam dari timur, hati MEREKA seperti kepingan besi. Barang siapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah mendatangi mereka dan BERBAIATLAH KEPADA MEREKA,walaupun terpaksa merangkak diatas salju ". ......
 
Dari Ibnu Majah dan Tabrani dari pada Abdullah bin Al Haratsbin Juzu' Al Zubaidi telah bersabda Rasulullah SAW" Akan keluarlah manusia dari Timur, mereka itu merintis kekuasaan untuk Al Mahdi ".
Pasukan panji hitam yang telah disebutkan di atas yang MERINTIS KEKUASAAN KHILAFAH untuk al-Mahdi INI MENUNJUKKAN BAHWA KHILAFAH MUNCULNYA BUKAN PADA SAAT AL-MAHDI MUNCUL AKAN TETAPI TELAH ADA SEBELUMNYA yang dirintis oleh pasukan panji hitam sehingga disaat al-Mahdi muncul pasukan panji hitam akan menyerahkan khilafah tersebut pada al-Mahdi yaitu Muhammad bin Abdullah yang akan di baiat disisi ka'bah”
 
Jabir terdiam sesaat, kemudian berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di akhir masa umatku nanti akan ada seorang khalifah yang membagi-bagikan harta begitu saja tanpa menghitung-hitungnya lagi.”[12]
 
Jika “Khalifah” yang dimaksud hadits ini adalah orang yang ada di zaman Al-Mahdi, maka sudah dipastikan Khalifah tersebut adalah beliau sendiri. Namun jika yang dimaksud hadits ini sebelum kedatangan Al-Mahdi, maka mungkin saja khalifah itu adalah Syeikh Abu Bakar Al-Baghdadiy, Khalifah yang didirikan oleh Islamic State.
Tidak bisa dipungkiri bahwa beliau merupakan sosok pemimpin yang dermawan terhadap rakyatnya. Bagaimana tidak ? beliau dengan kekuasaannya menjadikan kota-kota besar seperti Mosul dan Raqqa menjadi kota yang tertib, menyusul pembangunan di kota-kota yang lain, seperti Deir Ez-Zour / Al-Khoir, Tikrit, Diyala, Al-Barakah, Al-Jazirah, Al-Janoub, Halab, dan lain-lain. Dan kini kota2 tersebut di gempur dan dihancurkan oleh Amerika dan Rusia serta 70 negara sekutunya.
 
Islamic State juga menyediakan berbagai pelayanan masyarakat, seperti sekolah gratis, rumah sakit gratis, angkutan umum gratis di beberapa kota, dan bahan pokok terjangkau. Ditambah lagi diperluasnya pertanian dan perkebunan di beberapa wilayah subur. Itu disediakan untuk rakyat yang berada di wilayah Islamic State. Semua fakta-fakta ini dapat kita jumpai dari rilisan resmi kantor berita Daulah Islamiyah dari berbagai wilayah. Sehingga mungkin saja Khalifah Al-Baghdadiy itu adalah khalifah yang membagi-bagikan harta tanpa perhitungan.
Wallahu ‘alam Bish Shawab
 
Reply


Digg   Delicious   Reddit   Facebook   Twitter   StumbleUpon  


Users browsing this thread:
1 Guest(s)


  Theme © 2015